Senin, 28 September 2009

Menyikapi Makanan Selepas Shaum Ramadhan

Selama sebulan diwajibkan bagi kaum mukminin berpuasa di Bulan Ramadhan, berarti selama setahun sekali selama itu tubuh kita diberi kesempatan berbenah diri secara alami sesuai fitrah. Makan secara teratur selepas maghrib dan berakhir jelang Shubuh. Terus menerus keteraturan ini akan membawa kesehatan alami sesuai mekanisme tubuh dengan arahan ruhiyah yang multi lengkap luar-dalam. Selama Ramadhan sebulan penuh, tubuh mulai didetoksifikasi dan mendapat arahan pembenahan phisik dari mata, telinga dan tulang belulang-persendian tubuh dengan shalat malam, tilawah qur'an dan makan makanan bernilai gizi tinggi seperti kurma, madu dan produk alami lainnya yang menyehatkan.
Bagaimana selepas Ramadhan? Syawal menjanjikan banyak kelengkapan dengan mengikuti sunnah rasul yaitu silaturrahiim dan shaum enam hari. Makanan yang beraneka ragam terhidang tetap dapat disikapi dengan berhati-hati dengan tidak mengumbar nafsu kelewat batas. Shaum 6 (enam) hari syawal perlu kita jalankan dan rasakan hasilnya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar