Selasa, 07 Juli 2009

Cimenyan Yang Eksotik





14 Rajab 1430, baru saja keyboar dipegang, ringtone hp sy mmanggil. Pak Budi Direktur eksekutif Rumah Amal Salman ITB menelepon, Jum'at pekan ini akan ada rombongan tamu dari Surabaya akan berkunjung ke rumah dan melihat Cimenyan yang eksotik. Memang banyak yang bilang setelah mendaki ke bukit Caringin Tilu, makan timbel nasi merah, sambel cikur plus lalapan, menambah eksotik memang. Bagaimana? Ya apa adanya, smoga sy mampu mengambil hikmah dari semua ini. Tamu adalah berkah yang harus kita sambut dengan sukacita. Smoga!!!

Nah di atas itu tamu-tamunya...beberapa hari kemudian datang menjelang Jum'atan dan mesti saya tinggalkan karena harus mengisi di khutbah di Masjid perumahan di desa Cikadut sebelah timur desa saya. Alhamdulillah Abah Eman dan Ma Imi yang sudah rutin tiap jum'at kita gunakan untuk pertemuan siap dengan suguhan ala Cimenyan nasi timbel dan rerencangna, siiip! Barakallah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar